Ini adalah catatan di hari ulang tahunku; dan aku memberinya judul The First Day: Dice.
Dice, dadu. Kenapa dadu? Entah, mungkin karena hidup juga mirip seperti melempar dadu; kita tidak pernah tahu angka berapa yang akan muncul.
Aku ingin menengok setahun ke belakang; sudah banyak yang terjadi. Hmmm, mendadak aku ingin bilang, "Ternyata aku sudah sejauh ini."
Aku ingat Oktober tahun lalu aku mulai konseling dengan psikolog. Malam-malam yang selalu penuh dengan kecemasan. Hampir setahun berjalan, aku sempat membaik, tapi pola yang sama terus berulang. Aku tahu ada yang salah dengan diriku.
Dan aku memberanikan diri, "Ayo ke psikiater!"
Sulit menjelaskan persisnya kondisiku. Ada hari-hari di mana rasanya aku ingin 'berhenti' suara dalam diriku yang terdengar jelas, "ayo kita berhenti aja yuk... Istirahat selamanya yuk..."
Sakit sekali menjalani hari-hari suram itu dan aku tidak selalu bisa membaginya pada orang lain.
Aku bisa mengerti kenapa orang lain memandangku sebagai pemarah, emosian, sensitif, tapi mereka tidak tahu hari-hari atau malam-malam yang aku lewati. Sering aku ingin bilang ke mereka untuk menjaga jarak dariku, jangan ngomong sama aku, karena itu menyakitiku dan aku juga bisa menyakiti kalian.
Namun, ada juga hari-hari di mana semua terasa ringan, euforia, rasanya aku ingin menaklukkan dunia. Aku adalah Raja Dinosaurus!
Dan begitu pengobatanku terus berlanjut. Obat-obatan yang harus aku minum tiap malam di waktu yang sama. Menjaga jarak dengan hal-hal atau orang-orang. Namun, aku masih sering lowbat setiap kali berinteraksi dengan banyak orang walaupun mereka adalah temen-temenku.
Aku senang sekarang punya hobi baru. Aku mulai berlatih biola. Hey, aku sudah bisa Twinkle-Twinkle Little Star dan Jingle Bells lho.
Hmmm, aku jadi ingat tentang Yora yang pergi November tahun lalu. Dia sudah jadi awan kecil di surga. Sekarang aku memilih memelihara ikan goldfish bernama Geng Bakso. Aku beberapa kali berpikir untuk adopsi kucing lagi, tapi aku terlalu takut. Takut kalau aku tidak bisa komitmen, takut kalau aku ditinggal lagi.
Aku harap hari-hari setelah ini akan lebih ramah padaku. Aku harap akan lebih banyak euforia dalam hidupku. Dan aku berharap bisa menjadi bunga matahari yang besar dan ceria.
Note: baca dengan diiringi sound di bawah ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar